Kalender pendidikan
Kontak Kami
an image
SMA Negeri 42 Jakarta
Jl. Rajawali Halim Perdana Kusuma
Jakarta Timur
Email: info@sman42-jkt.sch.id

Phone : (021) 8093926
Fax: (021) 80887233
BERITA
TIM LITERASI SEKOLAH SMAN 42 JAKARTA
26 July 2016, 11:00 - ANGGI

GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GSL)?

hasil survei internasional
(PIRLS 2011, PISA 2009 & 2012) yang
mengukur keterampilan membaca peserta
didik, Indonesia menduduki peringkat bawah

Berangkat dari fakta rendahnya minat baca di Indonesia KEMDIKBUD mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 mengenai Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Gerakan Literasi yang dikembangkan memiliki tujuan;

TUJUAN UMUM GLS:

Menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik
melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah
yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah
agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.

TUJUAN KHUSUS GSL :
1. Menumbuhkembangkan budaya literasi
membaca dan menulis siswa di sekolah
2. Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan
sekolah agar literat
3. Menjadikan sekolah sebagai taman belajar
yang menyenangkan dan ramah anak agar
warga sekolah mampu mengelola pengetahuan
4. Menjaga keberlanjutan pembelajaran
dengan menghadirkan beragam buku bacaan dan mewadahi berbagai strategi membaca

salah satu kegiatan di
dalam gerakan tersebut adalah kegiatan 15 menit membaca
buku nonpelajaran sebelum waktu belajar dimulai. Kegiatan ini
dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca peserta didik
serta meningkatkan keterampilan membaca agar pengetahuan
dapat dikuasai secara lebih baik.

TAHAPAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH
Tahap ke-1: Pembiasaan kegiatan membaca yang menyenangkan di ekosistem sekolah Pembiasaan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat terhadap bacaan dan terhadap kegiatan membaca dalam diri warga sekolah. Penumbuhan minat baca merupakan hal fundamental bagi pengembangan kemampuan literasi peserta didik.
Tahap ke-2: Pengembangan minat baca untuk meningkatkan kemampuan literasi Kegiatan literasi pada tahap ini bertujuan mengembangkan kemampuan memahami bacaan dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi, berpikir kritis, dan mengolah kemampuan komunikasi secara kreatif melalui kegiatan menanggapi bacaan pengayaan (Anderson & Krathwol, 2001).
Tahap ke-3: Pelaksanaan pembelajaran berbasis literasi Kegiatan literasi pada tahap pembelajaran bertujuan mengembangkan kemampuan memahami teks dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi, berpikir kritis, dan mengolah kemampuan komunikasi secara kreatif melalui kegiatan menanggapi teks buku bacaan pengayaan dan buku pelajaran (cf. Anderson & Krathwol, 2001). Dalam tahap ini ada tagihan yang sifatnya akademis (terkait dengan mata pelajaran).

Menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 TIM LITERASI SMAN 42 JAKARTA bersama dengan Kepala SMAN 42 jakarta, Bapak Drs. Sonny Juhersoni, M.Pd mendiskusikan dan merencanakan pelaksanaan GSL yang akan dilakukan di SMAN 42 jakarta, diharapkan Gerakan Literasi Sekolah kedepan bisa menjadi habit yang positif bagi seluruh warga SMAN 42 Jakarta.